SakinahBlogMasukDaftar Gratis

← Semua artikel

Menyiapkan Dana Pendidikan Anak dari Sekarang: Panduan Praktis Orang Tua

11 Jul 2026 · 6 menit baca ·

Salah satu pengeluaran terbesar dalam hidup berkeluarga adalah biaya pendidikan anak — dan angkanya terus naik setiap tahun, sering kali lebih cepat daripada kenaikan gaji. Banyak orang tua baru sadar saat anak hampir masuk sekolah, lalu terpaksa berutang atau menjual aset. Padahal, dengan disiapkan sejak dini, biaya sebesar apa pun bisa dicicil dengan tenang. Berikut panduan praktisnya.

Mengapa harus disiapkan jauh-jauh hari?

Biaya pendidikan termasuk pengeluaran yang bisa diprediksi — Anda tahu persis kira-kira kapan anak masuk TK, SD, SMP, SMA, hingga kuliah. Karena bisa diprediksi, seharusnya bisa disiapkan. Semakin panjang waktu menabung, semakin ringan cicilan bulanannya dan semakin besar peluang tabungan itu bertumbuh. Menyiapkan dari sekarang juga menjauhkan keluarga dari jebakan utang pendidikan yang mencekik di kemudian hari.

Hitung perkiraan biaya di masa depan

Langkah pertama adalah mencari tahu perkiraan biaya sekolah incaran Anda saat ini — mulai dari uang pangkal sampai SPP bulanan. Ingat, biaya itu akan lebih tinggi saat anak benar-benar masuk nanti karena inflasi pendidikan. Sebagai ancang-ancang, wajar bila Anda menyiapkan angka lebih besar dari biaya hari ini. Yang penting Anda punya target kasar, bukan menabung tanpa tujuan.

Pisahkan per jenjang, bukan sekaligus

Memikirkan biaya kuliah 18 tahun ke depan bisa bikin pusing. Pecah menjadi target-target lebih kecil sesuai jenjang, agar terasa lebih ringan dan terukur:

  • Dana masuk TK/SD — jangka pendek, paling dekat.
  • Dana masuk SMP & SMA — jangka menengah.
  • Dana kuliah — jangka panjang, paling besar, waktunya paling lama.

Dengan memisahkan seperti ini, Anda bisa fokus mengejar target terdekat lebih dulu tanpa mengabaikan yang jangka panjang.

Sesuaikan cara menyimpan dengan jangka waktu

Untuk kebutuhan dekat (1–3 tahun), simpan di tempat yang aman dan mudah dicairkan seperti tabungan atau deposito, jangan di instrumen berisiko. Untuk kebutuhan jangka panjang seperti kuliah, Anda punya waktu lebih leluasa sehingga bisa mempertimbangkan instrumen yang berpotensi tumbuh lebih baik — tentu sesuai pemahaman dan profil risiko keluarga. Kuncinya: makin dekat waktunya, makin aman tempat menyimpannya.

Mulai dari nominal kecil, yang penting rutin

Jangan menunggu punya banyak uang untuk mulai. Menabung pendidikan anak paling berhasil bila dilakukan sedikit demi sedikit tapi konsisten. Sisihkan di awal setiap gajian, perlakukan seperti "SPP" yang wajib dibayar sejak anak masih balita. Tambahkan rezeki tak terduga seperti THR atau bonus untuk mempercepat. Waktu dan konsistensi adalah teman terbaik orang tua di sini.

Libatkan pasangan & pantau progresnya

Dana pendidikan adalah tujuan bersama, jadi paling baik dijalankan berdua. Sepakati targetnya, berapa yang disisihkan tiap bulan, dan tinjau kemajuannya secara berkala agar semangat tetap terjaga. Sakinah membantu Anda & pasangan menetapkan target dana pendidikan tiap jenjang, memantau progres tabungan tiap bulan, dan melihat perkiraan kapan target tercapai — semua transparan berdua, agar masa depan pendidikan anak terencana dengan tenang sejak dini.

Kelola keuangan keluarga bareng pasangan

Gratis untuk memulai — lebih terbuka, terencana, dan tenang.

Coba Sakinah Gratis
Tentang · Blog · Kebijakan Privasi · Syarat & Ketentuan · Instagram
oleh CV. Karyain Digital Kreatif